Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah dengan 2 Cara

Apakah kamu tahu bagaimana cara menghitung biaya balik nama sertifikat rumah? Sebenarnya, biaya yang perlu dihitung termasuk proses kepengurusan sertifikat dan dokumen lainnya. Balik nama ialah proses pergantian pemegang sertifikat hak milik (SHM) atas suatu properti.

Dengan mengurus perpindahan hak milik, properti bisa dimiliki oleh orang yang berbeda. Tentu saja properti ada banyak jenisnya, rumah merupakan salah satu properti paling berharga. Ketika sudah mendapatkan sertifikat hak milik, kamu bisa menggunakan properti sepuas hati.

Baik itu untuk berbisnis, tempat tinggal atau membuka lahan baru atas tanah yang ditempati. Di saat kamu mengurusnya, ada biaya balik nama sertifikat rumah yang harus diperhatikan. Biaya ini mencakup administrasi, pajak dan kepengurusan dokumen di Kantor Pertanahan Nasional.

Untuk kepengurusannya, perpindahan nama bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama kamu bisa gunakan Notaris dan cara kedua bisa dilakukan secara mandiri. Kedua cara tersebut tentunya menawarkan biaya kepengurusan yang berbeda, sehingga kamu harus memilihnya sendiri.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mengurus Balik Nama

Sebelum memahami tata caranya, kamu harus tahu dulu apa yang harus diperhatikan saat ingin mengurus balik nama sertifikat rumah. Mulai dari status rumah, syarat hingga biayanya, semua perlu diketahui. Berikut ini penjelasan singkat mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan.

  1. Mengecek Status Kepemilikan

Pada dasarnya mengecek status kepemilikan tanah itu penting, supaya dokumen lain sesuai dengan data sertifikat. Status kepemilikan tanah juga harus sesuai dengan dasar hukum yang berlaku. Jika tidak, pembeli atau pemilik sertifikat baru akan dirugikan karena hal itu.

Untuk status pemilik, kamu bisa melihatnya dari sertifikat yang ada. Apakah pemilik sertifikat sebelumnya berstatus warisan, hibat atau barter. Selain biaya balik nama sertifikat rumah, data status ini juga penting karena sifatnya berhubungan dengan hukum.

  1. Lokasi Rumah dan Luas Tanahnya

Selain status kepemilikan, data rumah juga harus diketahui dari setiap aspeknya. Mulai dari lokasi, luas tanah, bentuk bangunan serta data penting lainnya. Selama data rumah itu kamu perhatikan dengan seksama, proses pengurusan balik nama juga akan dipermudah.

Bahkan, kamu juga tidak akan merasa dirugikan karena datanya benar adanya. Pengecekan ini juga membantumu untuk menghindari oknum penipuan. Terkadang, ada oknum yang suka menipu dengan memalsukan datanya agar dapat untung lebih banyak.

  1. Persyaratan Balik Nama

Tentu saja kamu perlu mempersiapkan syarat yang dibutuhkan untuk mengurus balik nama. Berdasarkan aturan yang berlaku, terdapat 8 syarat wajib kamu persiapkan. Mengurus syarat lebih sulit, dibandingkan menghitung biaya balik nama sertifikat rumah itu sendiri.

Syarat yang dibutuhkan untuk mengurus balik nama itu di antaranya surat kuasa, identitas pemilik, formulir permohonan, akta pendirian, akta jual beli dan izin pemindahan hak. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan dokumen PBB untuk mengurus biaya pajak tahunan.

Perbedaan Mengurus Balik Nama di Notaris dan Mandiri

Mengurus biaya balik nama sertifikat rumah itu tidak sulit jika tahu prosedurnya. Di mata orang-orang, mengurus sertifikat adalah salah satu hal paling rumit karena perlu melewati banyak prosedur. Mulai dari perizinan, perpindahan tangan hingga proses validasi, semua rumit.

Namun dengan adanya jasa Notaris, kamu bisa mendapat kemudahan. Proses kepengurusan jadi lebih mudah dilakukan ketika dokumennya sudah divalidasi oleh Notaris. Kamu tidak perlu pergi ke tempat lain selama jasa Notaris bisa dipergunakan untuk mengurus dokumen penting.

Berbeda halnya dengan mandiri yang perlu mengurus semuanya sendiri. Namun jika kamu sudah paham prosedur kepengurusannya, maka hal ini tidak jadi masalah. Bahkan, mengurus dokumen secara mandiri juga menghematkan kepengurusan biaya balik nama sertifikat rumah.

Jika kamu menggunakan jasa Notaris, maka terdapat biaya jasa yang harus dibayarkan. Biaya jasa Notaris paling murah di kisaran 200 ribuan dan bisa lebih tinggi lagi. Biasanya semakin besar dan banyak dokumen yang harus ditangani, maka biaya layanannya juga semakin tinggi.

8 Syarat untuk Mengurus Balik Nama Sertifikat Rumah

Sebelum masuk ke prosedur dan perhitungan biayanya, kamu harus tahu syaratnya terlebih dulu. Berikut ini ada 8 syarat yang harus kamu ketahui untuk mengurus balik nama sertifikat rumah. Kedelapan syarat di bawah ini memiliki prosedur kepengurusan yang berbeda beda.

  1. Formulir Permohonan

Dokumen pertama yang harus dipersiapkan adalah formulir permohonan balik nama rumah pbb. Kamu bisa mencari tahu formulir permohonan di situs resmi Badan Pertanahan Nasional. Di sana ada beberapa formulir yang bisa dicek dan disesuaikan berdasarkan kebutuhan.

  1. Fotokopi Identitas

Di sini kamu tidak perlu mengeluarkan biaya balik nama sertifikat rumah untuk fotokopi data identitas pemilik lama dan calon pemilik baru. Cukup dengan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga kamu sudah bisa mempersiapkan data yang dibutuhkan untuk surat kuasa.

  1. Surat Kuasa

Tentu saja jika dokumen pengurusan diurus oleh orang lain, maka kamu perlu membuat surat kuasa. Tambahkan materai di atas surat kuasa agar dokumenmu sah di mata hukum. Kedua pihak bisa memberikan kuasanya untuk mengurus balik nama sertifikat rumah.

  1. Sertifikat Asli

Pemilik rumah perlu mempersiapkan sertifikat asli untuk dilaporkan. Proses balik nama tidak akan bisa dilakukan jika sertifikat asli rumah belum disediakan. Setelah dokumen diserahkan, biasanya nama yang tercantum di sertifikat asli akan diganti dengan pemilik baru.

  1. Akta Pendirian

Di sini kamu butuh jasa notaris untuk mempermudah pembuatan akta pendirian rumah. Tapi jika sudah memilikinya, maka kamu hanya perlu membawanya sebagai dokumen pelengkap. Akta pendirian digunakan untuk mengesahkan dokumen balik nama sertifikat.

  1. Akta Jual Beli dari PPAT

AJB dapat dibuat dengan mendatangi kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Kamu bisa buat sendiri secara mandiri atau menggunakan jasa notaris. Biasanya ada biaya balik nama sertifikat rumah yang didapat dari PPAT yaitu 1,5% dari total nilai transaksi.

  1. Izin Pemindahan Hak

Selanjutnya ada Izin pemindahan hak yang digunakan untuk mendapat izin pergantian nama pemilik sertifikat. Dengan mengurus dokumen perizinan, proses balik nama dapat dilakukan di mana saja. Notaris bisa membantumu untuk membuat izin dengan mudah dan cepat.

  1. SPPT dan PBB

Terakhir ada surat pajak yang harus disertakan di dalam data kepengurusan balik nama. PBB dan SPPT harus disediakan agar pemilik rumah baru tahu tanggungan yang harus dibayarkan. Selain itu, penundaan pembayaran pajak sebelumnya juga bisa masuk data pergantian nama.

Prosedur dan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Pada dasarnya prosedur pergantian balikĀ  nama itu mudah, kamu hanya perlu datang ke kantor PPAT dan menyetujui dokumen perpindahan di BPN. Untuk biayanya, kamu harus melihat empat poin penting yang disesuaikan dengan prosedur kepengurusan dokumen di PPAT hingga BPN.

  1. AJB

Akta Jual Beli perlu dibuat di kantor PPAT untuk menjalankan proses balik nama. Biaya jasa di sana adalah 0,5% untuk dokumen bersertifikasi dan 1,5% bagi dokumen belum bersertifikasi. Contoh nilai transaksi 400 juta, maka biaya yang ditanggung 2 juta untuk AJB bersertifikat.

  1. BPHTB

Biaya Pajak Pembeli dihitung dengan tarif 5% dari nilai transaksi yang dikurangi Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP). Biaya balik nama sertifikat rumah bisa lebih besar ketika nilai tanahnya tinggi. Perhitungannya sama seperti pajak PPh yang ditanggung pembeli.

  1. Cek Ukuran Tanah

Biaya pengecekan bisa dari 50 ribu sampai 100 ribu tergantung luas tanahnya. Pengecekan ini perlu dilakukan untuk memastikan datanya benar. Ketika kamu membeli rumah dengan harga berbeda dari ukurannya, tentu kerugian bisa ditanggung pembeli.

  1. Biaya Balik Nama

Rumus perhitungan biaya balik nama didasari dari Nilai Jual dibagi 1000. Contoh sederhana, kamu hendak membeli rumah di tanah senilai 400 juta. Maka total biaya balik nama sertifikat rumah, yang harus ditanggung sebesar 400 ribu saja setelah dibagi 1000.

  1. Perhitungan Akhir

Hasil biaya balik nama ditemukan setelah semua data di atas berhasil dikumpulkan jadi satu. Nilai AJB, BPHTB, Cek Ukuran Tanah dan Biaya Balik Nama harus dijumlahkan. Setelah itu, kamu bisa dapatkan biaya balik tanah yang nantinya harus ditanggung pembeli.

Penyebab Terjadinya Balik Nama Sertifikat Rumah

Jual beli properti rumah sudah jadi hal yang paling umum dilakukan ketika ingin bertransaksi balik nama sertifikat rumah. Selain itu, tentu masih ada kondisi lain yang menyebabkan rumah perlu diganti. kepemilikannya. Beberapa di antaranya seperti hibah, barter dan tanah warisan.

Hibah dan warisan tidak perlu perhitungan biaya balik nama sertifikat rumah. Tentu saja tanah yang diberikan pasti sudah dalam kondisi sah menjadi milik orang lain. Untuk mengurusnya, kamu perlu datang ke Kantor PPAT untuk mengurus dokumen yang sudah sah.

Setelah itu datang ke BPN untuk mengganti nama tanah sesuai aturan yang berlaku. Untuk barter kondisinya harus sesuai dengan undang-undang. Artinya biaya barter harus sudah disepakati oleh kedua pihak sehingga jalannya transaksi menjadi aman dan terkendali.

PPAT digunakan untuk mengesahkan akta jual beli yang sedang berlangsung. Terakhir ada proses Lelang yang bisa dilakukan untuk membeli rumah. Proses lelang biasanya tidak menetapkan nilai rumah dalam harga pasti, sehingga biayanya bisa bertambah sewaktu waktu.

Pentingnya Memahami Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Dengan melihat ketentuan yang ada, kamu pastinya jadi tahu mengapa rumah bisa lebih mahal saat mengalami perpindahan nama. Sertifikat tanah penting karena membuktikan kepemilikan suatu properti. Jika berhubungan dengan hukum, kamu bisa serahkan sertifikat yang berlaku.

Biaya yang harus ditanggung saat mengurus dokumen balik nama sudah sesuai aturan Undang-undang perdata. Jika kamu tidak mengetahui biaya balik nama sertifikat rumah, maka harganya bisa lebih mahal. Ketika mengurusnya secara mandiri, kamu jadi bisa lebih paham.

Apalagi saat menggunakan jasa notaris yang semua prosedurnya dilakukan oleh pihak ketiga. Dari informasi tersebut, kamu bisa memahami cara menghitung biaya balik nama yang benar. Selalu pastikan dokumen dan biayanya tepat agar kamu tidak mengalami tindakan penipuan.

Hitung secara teliti mengenai biaya yang ditanggung saat mengurus PPAT, BPHTB, NJOPTK dan aspek penting lainnya. Perhatikan juga PP No 24 Tahun 1997 mengenai Pendaftaran Tanah dan Akta Jual Beli. Di sana tersedia data lengkap mengenai peraturan perhitungan balik nama.

Menghitung biaya balik nama itu penting, khususnya untuk skala bangunan yang sangat besar. Jika perhitungannya tepat, kamu bisa mendapatkan spesifikasi harga terbaik. Biaya balik nama sertifikat rumah itu bisa dihitung dengan menggabungkan PPAT, BPHTB dan biaya balik nama.